Wednesday, April 17, 2013

Manajemen Peralatan Jaringan [4] : Routing Loop



Materi ini merupakan kelanjutan dari materi sebelumnya(klik). Routing Loop merupakan salah satu masalah besar yang muncul dalam jaringan komputer, terutama pada protocol routing dinamis Distance Vector. Hal ini terjadi ketika sistem menjadi lambat saat converge sehingga tabel routing menjadi tidak bekerja secara optimal, akibatnya banyak paket data yang teruskan tetapi salah arah dan tidak dapat dihentikan, dimana paket data tersebut terus berputar karena tujuan yang dituju mengalami permasalahan dalam koneksinya.
Sistem dikatakan converge ketika sekumpulan peralatan jaringan memiliki kesamaan dalam kinerja sehingga dapat bertukar informasi dengan protokol routing dinamis, jika pertukaran informasi untuk tabel routing mengalami permasalahan, artinya tidak saling mengenal dan sistem menjadi lambat.
Ketika sebuah paket data mengalami routing loop, maka putaran atau pengalihan dengan mempertimbangkan seberapa banyak router yang harus dilewati (hop) akan menimbulkan permasalahan jika kita menggunakan protocol routing dinamis RIP, karena RIP hanya mengijinkan jumlah maksimum hop -nya 16. Oleh sebab itu agar tidak melewati ambang batas hop, maka paket data harus dibuang atau dengan mengubah hop ke 16 menjadi hop 1, dikenal sebagai count infinity.
Selain split horizon, cara menghindari terjadinya routing loop antara lain holdown timer, router poisoning atau poison reverse, trigger update dan membuat jumlah metrik atau next hop menjadi maksimum sehingga akan menyebabkan paket data yang mengalami routing loop menjadi destination unreachable. 
Holdown timer merupakan sebuah proses ketika sebuah router menerima sinyal update melalui mekanisme pertukaran data routing table dengan RIP pada interval 30 detik, akan menandai sebuah rute yang mengalami masalah jika sinyal update tidak diterima. Maka holdown timer dimulai dan router akan memperbaiki tabel routingnya agar paket data yang akan dilewatkan terhindar dari masalah routing loop, hal ini dilakukan ketika jalur yang bermasalah terlalu lama diperbaiki hingga jumlah metrik belum mengalami perubahan, jika ada perubahan holdown timer akan dihentikan.
Split horizon digunakan untuk menghindari routing loop, caranya sebuah router yang menerima sinyal update dari router tetangganya akan menolak mengirimkan sinyal udpate ke router tetangganya tersebut, artinya proses pertukaran data routing table hanya dilakukan satu arah. Hal ini akan berakibat paket data yang akan lewat melalui router tersebut akan terhindar dari masalah yang terjadi pada router tetangganya. Dengan mengetikkan perintah yang pada posisi interface yang akan menolak menggunakan command line " no ip split-horizon"
Router poisoning merupakan sebuah mekanisme penyampaian pesan kepada router dari router yang mengalami routing loop dengan menandai bahwa sebuah tujuan paket data mengalami "destanation unreachable" yang dikenal sebagai poison. Jika hal ini terjadi maka router akan mengirimkan kembali informasi pada router  yang mengalami permasalahan tersebut.
Triggered updates merupakan cara untuk mempercepat proses converge, router akan mengirimkan update routing table ke router tetangganya dengan cara mempercepatnya atau tanpa interval per 30 detik dengan mengabaikan semua interface yang bermasalah dalam routing loop. 
Demikian yang bisa saya sampaikan dan jelaskan, terima kasih sudah membaca dan semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.